Pengenalan Fitur Kasir Dengan Video Lengkap

MAXsi POS adalah aplikasi kasir Android yang membantu pemilik usaha mencatat transaksi, mengelola produk dan stok, serta memantau perkembangan usaha melalui laporan. Panduan ini memperkenalkan fitur-fitur utamanya agar pengguna baru lebih mudah memahami fungsi setiap menu.

Video Pengenalan

1. Penjualan melalui Menu POS

Menu POS merupakan halaman utama untuk melayani transaksi penjualan. Kasir dapat mencari produk berdasarkan nama, memindai barcode, memilih pelanggan, mengatur jumlah barang, lalu memproses pembayaran.

Fitur yang tersedia pada proses penjualan antara lain:

  • Pencarian produk dan pemindaian barcode.
  • Pemilihan pelanggan, gudang, dan petugas penjualan.
  • Pengaturan jumlah, harga, diskon, pajak, serta ongkos kirim.
  • Penyimpanan transaksi sementara melalui fitur Hold.
  • Pembayaran tunai maupun metode pembayaran lainnya.
  • Pratinjau, pembagian, dan pencetakan struk.

Sebelum mulai bertransaksi, buka register kasir dan isi saldo awal agar uang kas dalam satu shift dapat dicatat dengan rapi.

2. Pengelolaan Produk dan Stok

Menu Produk digunakan untuk menyimpan seluruh barang atau layanan yang dijual. Setiap produk dapat dilengkapi dengan kode, barcode, kategori, merek, harga beli, harga jual, gambar, serta batas minimum stok.

MAXsi POS juga mendukung lebih dari satu satuan pada produk yang sama. Sebagai contoh, satu produk dapat dijual dalam satuan bungkus, pak, atau dus dengan nilai konversi dan harga masing-masing.

Perubahan stok tercatat dari transaksi pembelian, penjualan, retur, dan penyesuaian stok. Dengan demikian, pemilik usaha dapat memeriksa persediaan dan riwayat pergerakan barang dengan lebih mudah.

3. Pembelian dan Supplier

Barang yang dibeli dari pemasok dapat dicatat melalui menu Pembelian. Pada transaksi pembelian, pengguna memilih supplier dan gudang, memasukkan produk beserta jumlah serta harga belinya, kemudian menyimpan transaksi.

Pencatatan pembelian membantu:

  • Menambah stok produk ke gudang yang dipilih.
  • Memperbarui informasi harga pokok.
  • Menyimpan riwayat pembelian dari supplier.
  • Mencatat pembayaran dan sisa tagihan pembelian.

4. Pelanggan, Piutang, dan Pembayaran

Data pelanggan dapat disimpan agar riwayat belanja lebih mudah ditelusuri. Saat transaksi belum dibayar penuh, sistem dapat mencatat sisa pembayaran sebagai piutang pelanggan.

Melalui menu yang tersedia, pengguna dapat memeriksa tagihan, melihat riwayat pembayaran, serta mencatat pelunasan. Fitur ini berguna untuk toko yang melayani pelanggan tetap atau penjualan secara tempo.

5. Pengeluaran Operasional

Selain penjualan dan pembelian, MAXsi POS menyediakan menu Pengeluaran untuk mencatat biaya usaha. Contohnya adalah biaya listrik, transportasi, perlengkapan toko, atau kebutuhan operasional lainnya.

Pengeluaran sebaiknya dicatat secara rutin agar laporan usaha tidak hanya menampilkan pemasukan, tetapi juga biaya yang dikeluarkan selama operasional.

6. Produk Digital dan Transaksi Non-Stok

MAXsi POS dapat digunakan untuk mencatat produk yang tidak memiliki stok fisik, termasuk layanan atau produk digital. Bagi usaha konter, fitur reload dapat membantu melayani transaksi seperti pulsa, paket data, token listrik, dan pembayaran tagihan sesuai layanan yang tersedia pada akun.

Transaksi non-stok tetap masuk ke riwayat penjualan sehingga pencatatan usaha dapat disatukan dalam satu aplikasi.

7. Laporan Usaha

Data transaksi yang tersimpan akan diolah menjadi laporan. Pemilik usaha dapat menggunakan laporan untuk melihat:

  • Penjualan harian dan bulanan.
  • Produk yang paling banyak terjual.
  • Modal dan keuntungan per produk.
  • Riwayat stok dan penyesuaian.
  • Pembelian serta pengeluaran.
  • Performa kasir, gudang, atau cabang.

Pastikan harga beli atau modal produk diisi dengan benar agar perhitungan keuntungan pada laporan lebih akurat.

8. Pengguna dan Hak Akses

Apabila aplikasi digunakan oleh beberapa pegawai, pemilik usaha dapat membuat akun pengguna dan mengatur hak aksesnya. Kasir dapat dibatasi hanya untuk menu operasional yang diperlukan, sedangkan informasi sensitif seperti modal, keuntungan, atau pengaturan dapat diberikan khusus kepada pemilik dan admin.

Pengaturan ini membantu pembagian tugas sekaligus menjaga data usaha.

9. Pengaturan Pendukung

MAXsi POS menyediakan berbagai pengaturan agar aplikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan toko, antara lain:

  • Gudang atau cabang.
  • Kategori, merek, dan satuan produk.
  • Pajak dan mata uang.
  • Printer serta tampilan struk.
  • Logo dan identitas toko.
  • Kelompok pengguna dan hak akses.

Lakukan pengaturan dasar sebelum aplikasi digunakan secara rutin agar proses transaksi dan laporan sesuai dengan operasional usaha.

Alur Awal yang Disarankan

Untuk pengguna baru, ikuti urutan berikut:

  1. Lengkapi profil dan identitas toko.
  2. Atur gudang, kategori, satuan, serta printer.
  3. Tambahkan produk beserta harga beli dan harga jual.
  4. Catat pembelian awal agar stok masuk ke sistem.
  5. Tambahkan akun pegawai dan atur hak akses jika diperlukan.
  6. Buka kasir, lalu mulai mencatat setiap transaksi melalui menu POS.
  7. Catat pengeluaran dan periksa laporan secara berkala.

Dengan menggunakan fitur secara konsisten, data penjualan, stok, arus kas, dan keuntungan usaha akan lebih mudah dipantau dalam satu sistem.

Dibuat oleh: MAXsi POS