Cara Mencatat Transaksi Agen BRILink dan PPOB agar Saldo Selalu Sinkron di MAXsi POS

  1. Aplikasi Kasir  
  2. 4 minggu yang lalu

Cara Mencatat Transaksi Agen BRILink dan PPOB Panduan ini khusus untuk Anda yang menjalankan Agen BRILink dan/atau PPOB (pulsa, kuota, token, e-wallet, pembayaran tagihan) dan ingin pencatatan kas harian lebih rapi memakai aplikasi kasir konter MAXsi POS.

Kalau Anda pernah mengalami kondisi seperti ini, berarti Anda tidak sendirian:

  • Konter ramai, transaksi banyak.
  • Uang keluar-masuk cepat sekali.
  • Pas tutup kasir, kok kas fisik beda dengan catatan?
  • Kok capet ngitung manual?
  • Ngitung labanya kok pakai rumus kira-kira?

Masalahnya biasanya bukan di “kurang teliti”, tapi karena transaksi layanan itu punya karakter yang berbeda dari transaksi jual-beli barang.


Kenapa Pencatatan Manual Sering Bikin Selisih?

Transaksi BRILink dan PPOB itu unik karena sering terjadi bolak-balik uang: ada uang masuk, ada uang keluar, dan ada komponen kecil seperti fee/admin yang sering terlewat.

Kalau pencatatan masih mengandalkan catatan tangan, WhatsApp, atau ingatan, yang paling sering terjadi adalah:

  • Lupa mencatat 1–2 transaksi kecil tapi sering (fee/admin). Nilainya kecil per transaksi, tapi kalau terkumpul seharian bisa jadi besar.
  • Nominal benar, tapi arah uangnya salah.
    Contoh: tarik tunai harusnya kas berkurang, tapi tercatat seperti pemasukan.
  • Fee/admin tercampur dengan nominal transaksi, sehingga laporan kas dan laba jadi tidak bersih.
  • Saat Tutup Kasir, kas fisik tidak sama dengan kas di aplikasi—yang akhirnya terasa seperti “saldo tidak sinkron”.

Intinya: transaksi layanan itu perlu dicatat dengan cara yang memang dibuat untuk layanan, bukan dipaksakan seperti transaksi barang.


Solusi di MAXsi POS: Fitur “Produk Digital” untuk Uang & Layanan

Di MAXsi POS, transaksi BRILink dan PPOB sebaiknya dicatat melalui konsep produk layanan/non-stok dengan Jenis Transaksi yang tepat. Keuntungannya:

  • Pergerakan kas masuk/keluar tercatat otomatis sesuai jenis layanan.
  • Fee/admin ikut tercatat (bisa default atau diisi saat transaksi).
  • Rekap harian saat tutup kasir lebih akurat dan lebih gampang ditelusuri jika ada selisih.
  • Laba / Keuntungan tersusun otomatis, rapi, dan akurat baik harian ataupun bulanan.

Aplikasi Kasir Android MAXsi POS membedakan produk jualan anda menjadi beberapa produk, jadi anda bisa menjual semua produk baik produk fisik, digital bahkan sampai produk yang anda produksi sendiri, misalnya : es teh, es krim, bakso, kue, dan lain-lain.

Nah, untuk produk yang anda produksi sendiri ini kamu memberikan fitur pencatatan dari bahan yang dibutuhkan sampai hasil akhirnya yaitu produk jadi yang siap anda jual, semua tercatat dari pembelian bahan sampai penjualan hasil produknya.

Berikut ini daftar jenis produk/transaksi txn_kind yang didukung oleh aplikasi kasir MAXsi POS:

  • Stock → transaksi standar untuk barang stok
  • Tarik Tunai → tarik tunai BRILink
  • Transfer Tunai → transfer tunai BRILink
  • Topup → topup / setor saldo / master downline aplikasi MAXsi Reload
  • Digital → PPOB manual (dicatat saja, proses dilakukan dari aplikasi lain)
  • Semi Digital → produk digital yang di-import dari MAXsi Reload (transaksi lewat menu Reload)

Pencatatan Rekapan Uang Tunai/Transfer di MAXsi POS

Pada aplikasi Kasir MAXsi POS ada menu “Arus Kas” disana anda dapat memantau berapa “kas/tunai” atau “Non Tunai seperti saldo Bank” terkumpul, mulai dari hutang pribadi sampai “Penyesuaian Kas” Jika alur anda benar dalam membuat produk maka arus kas anda akan akurat, perhitungan laba pun pasti akurat.

Storan Kasir, Untuk Kasir (Karyawan) juga ada catatan laporannya, berapa modal awal yang ia bawa sampai berapa yang harus ia setorkan. Dan jika ada penambahan modal, kami juga sediakan fitur penambahan modal kasir. untuk storan kasir ini juga kami sedikan laporan yang bisa anda atur status “auditor” nya.

Persiapan (Sekali Saja)

Agar operasional harian enak, Anda hanya perlu menyiapkan “produk layanan” ini sekali, lalu dipakai terus.

1) Cara Membuat Produk Non-Stok (Tarik/Transfer/Topup/Digital)

Produk ini adalah “tombol cepat” untuk operator supaya tidak salah pencatatan.

  1. Dari Beranda (Entry) aplikasi, buka menu Produk.
  2. Tekan Tambah Produk.
  3. Isi minimal:
    • Nama Produk
      Contoh:
      • “Tarik Tunai BRILink”
      • “Transfer Tunai BRILink”
      • “Topup/Setor Saldo”
      • “PPOB Manual”
    • Kategori (wajib)
      Saran: buat kategori khusus, misalnya “Layanan / Produk Digital” agar tidak bercampur dengan barang.
  4. Pada bagian Jenis Transaksi, pilih sesuai kebutuhan:
    • Tarik Tunai → tarik tunai
    • Transfer Tunai → transfer tunai
    • Topup/Setor → topup
    • PPOB Manual → digital
  5. (Opsional tapi disarankan) Isi Fee dan/atau Admin sebagai nilai default sesuai kebijakan toko.
  6. Simpan produk.

Catatan penting yang sering bikin bingung operator:

  • Saat transaksi layanan, kolom qty/nominal biasanya diisi dengan angka nominal (misal 1000000), bukan “jumlah barang”.
  • Kalau Fee/Admin tidak diisi, transaksi tetap bisa dicatat—namun laporan fee/admin jadi kurang rapi.
  • Fee disini kami gunakan sebagai pencatat laba, dan admin adalah admin/biaya bank/aplikasi.
  • Untuk melihat produk layanan/non-stok yang sudah dibuat, cek menu NonStok dari Beranda (Entry).
  • Saat pendaftaran kami sudah menyertakan beberapa “produk bawaan” termasuk didalamnya ada “Tarik Tunai”.

2) Semi Digital Tidak Dibuat Manual (Import dari MAXsi Reload)

Untuk produk digital yang diproses langsung dari menu Reload, biasanya Anda tidak perlu membuat produk manual.

Langkahnya:

  1. Buka menu Reload Setup.
  2. Jalankan Katalog Produk Digital (unduh/import katalog dari MAXsi Reload).
  3. Setelah katalog masuk, transaksi dilakukan dari menu Reload dan otomatis masuk ke cart POS.

Kalau tujuan Anda adalah minim salah input dan riwayat transaksi rapi, opsi ini yang paling nyaman untuk operasional harian.


Setelah persiapan di atas, pastikan minimal Anda punya 4 produk layanan berikut:

  1. Tarik Tunai BRILink (tarik tunai)
  2. Transfer Tunai BRILink (transfer tunai)
  3. Topup/Setor Saldo (topup)
  4. PPOB Manual (digital)
    Dipakai bila transaksi PPOB dilakukan dari aplikasi lain dan hanya perlu dicatat agar kas sinkron.

Alurnya sama. Yang membedakan hanya jenis transaksinya.

  1. Masuk ke menu POS.
  2. Cari dan pilih produk:
    • Tarik Tunai BRILink atau
    • Transfer Tunai BRILink
  3. Isi Nominal transaksi pada kolom nominal/qty (contoh: 1000000).
  4. Cek/isi:
    • Fee: biaya jasa yang Anda terima (jika ada)
    • Admin: biaya admin (jika ada)
  5. Pastikan ringkasan total sudah sesuai.
  6. Lanjutkan Simpan/Bayar sesuai metode pembayaran yang dipakai pelanggan.
  7. (Opsional tapi sangat membantu) Isi catatan/reference
    Contoh: nomor struk atau ID transaksi BRILink supaya mudah audit.

Kebiasaan menulis reference ini sering menyelamatkan Anda saat ada komplain atau saat mencari penyebab selisih.


Cara Mencatat Transaksi PPOB di MAXsi POS

Ada dua jalur, tergantung PPOB Anda terintegrasi atau tidak.

A) PPOB Terintegrasi (Disarankan): Menu Reload

  1. Dari Beranda (Entry), buka menu Reload.
  2. Cari produk (pulsa/kuota/token PLN/e-wallet/tagihan, dll).
  3. Isi data yang diminta (nomor tujuan, trx ke, dll), lalu tekan Proses.
  4. Jika transaksi sukses, item otomatis masuk ke cart POS.
  5. Lanjutkan pembayaran di POS seperti biasa.

Keuntungan cara ini:

  • Riwayat transaksi lebih rapi
  • Minim salah input
  • Lebih mudah dilacak dari laporan/riwayat

B) PPOB Tidak Terintegrasi (Manual): Pakai Produk “Digital”

Jika transaksi PPOB dilakukan dari aplikasi lain (provider/EDC), tetap catat di MAXsi POS agar kas tidak selisih:

  1. Masuk ke menu POS.
  2. Pilih produk PPOB Manual (digital) atau Topup sesuai kebutuhan.
  3. Isi nominal transaksi pada kolom nominal/qty.
  4. Isi Fee/Admin jika ada.
  5. Simpan dan selesaikan pembayaran sesuai metode pembayaran pelanggan.

Ini cara yang paling aman supaya transaksi yang “prosesnya di luar sistem” tetap tercatat di kas.


Tips Agar Saldo Selalu Sinkron

Beberapa kebiasaan kecil yang dampaknya besar:

  • Catat transaksi langsung saat terjadi (jangan tunggu sepi).
  • Bedakan Tarik Tunai vs Transfer Tunai (arah kas berbeda).
  • Isi reference/catatan minimal: nama pelanggan/nomor tujuan/ID transaksi.
  • Lakukan Tutup Kasir tiap akhir shift, dan selesaikan transaksi yang masih menggantung.
  • Kalau ada selisih, cek dulu transaksi “uang & layanan” hari itu (tarik/transfer/topup/digital) karena paling sering jadi sumber selisih.

Checklist Cepat (Biar Operator Tidak Salah)

Sebelum tekan Bayar, pastikan:

  1. Jenis transaksi sudah benar (Tarik/Transfer/Topup/Digital)?
  2. Nominal sudah benar (tidak salah nol, tidak salah titik/koma)?
  3. Fee/Admin sudah sesuai kebijakan toko?
  4. Metode pembayaran sudah sesuai?
  5. Ada reference/ID transaksi (kalau perlu audit)?

Jika checklist ini dijadikan kebiasaan, Anda akan merasakan tutup kasir jauh lebih “tenang”.


Untuk panduan lebih lengkap, silakan kunjungi halaman Panduan atau hubungi layanan pelanggan kami.

DOWNLOAD GRATIS

Sebelum mendownload silahkan pelajari bagaimana support kami untuk usaha anda disini : Aplikasi Kasir.

Download MAXsi POS (Aplikasi Kasir Konter & Agen BRILink) di Google Play:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.maxsi.pos

Agen BRILink PPOB MAXsi POS Kas Toko Produk Digital