Punya toko sembako/kelontong itu stoknya “hidup”: barangnya banyak, keluar-masuk cepat, dan untungnya tipis.
Kalau penataan dan pencatatan kurang rapi, yang sering kejadian biasanya:
- Stok selisih (di catatan ada, di rak tidak ada—atau kebalikannya)
- Rak kosong (baru sadar habis saat pembeli cari)
Supaya toko tetap aman dan rapi, Anda bisa mulai dari 5 langkah sederhana ini. Dan biar lebih praktis, saya selipkan cara memaksimalkan fitur di Aplikasi Kasir Toko MAXsi POS (barcode, sistem rak, barang masuk, adj stok/opname harian, dan limit stok).
1) Tata Gudang dengan Zonasi + FIFO/FEFO (Biar Barang Punya “Alamat”)
Mulai dari yang paling dasar: barang harus punya tempat tetap, jangan berpindah-pindah tanpa aturan.
Yang disarankan:
- Buat zona per kategori: beras/gula/minyak, bumbu, mie instan, minuman, snack, kebutuhan rumah tangga, dll.
- Terapkan FIFO (yang masuk duluan, keluar duluan).
- Terapkan FEFO untuk barang yang ada kedaluwarsa (yang lebih dulu kedaluwarsa, taruh di depan).
- Tempel label rak (misal A1, A2, B1…) supaya gampang dicari.
Kaitkan dengan MAXsi POS:
Pada Aplikasi Kasir Toko Sembako MAXsi POS juga mendukung pencatatan barang dengan sistem rak, jadi Anda bisa mencatat posisi barang (rak/zona) agar karyawan mudah ambil saat restock dan Anda juga cepat cek saat ada selisih.
2) Catat Barang Masuk Saat Terima Supplier (Jangan Ditunda)
Selisih stok paling sering muncul bukan karena hal “aneh-aneh”, tapi karena barang masuk tidak tercatat—apalagi kalau bongkar muat pas toko ramai.
Kebiasaan yang membantu:
- Cocokkan nota supplier dengan barang fisik (minimal nama + jumlah).
- Catat saat itu juga, jangan menunggu besok.
- Biasakan alur: Terima → Catat → Susun ke rak.
Kaitkan dengan MAXsi POS:
Pencatatan barang masuk di Aplikasi Kasir MAXsi POS dibuat ringan, mudah, dan simpel, cocok untuk toko kecil yang butuh cepat. Anda tinggal input seperlunya, stok langsung bertambah sesuai barang yang diterima.

3) Terapkan Barcode Biar Tidak Salah Input dan Kasir Lebih Cepat
Barcode itu seperti “kode unik” barang. Dengan barcode, kasir tidak perlu mengetik nama/varian (yang sering salah), tinggal scan.
Manfaatnya:
- Transaksi lebih cepat, antrian berkurang.
- Mengurangi salah varian/ukuran (misal gula 1 kg vs 2 kg).
- Barang masuk dan cek stok jadi lebih akurat.
Kaitkan dengan MAXsi POS:
Aplikasi Kasir MAXsi POS mendukung barcode dan bisa mulai dari yang sederhana:
- Scan pakai kamera HP (tanpa alat tambahan).
- Kalau toko makin ramai, bisa pakai scanner barcode biar lebih cepat.

4) Stok Opname Harian yang Praktis: Pakai “Adj Stok” Saat Barang Datang
Banyak toko baru opname saat akhir bulan—padahal kalau menumpuk, biasanya jadi capek dan akhirnya malas.
Lebih enak kalau dibuat harian/bertahap, terutama saat ada barang datang atau setelah pembelian.
Cara simpel yang sering cocok untuk toko:
- Setiap ada barang datang/pembelian, langsung cek cepat beberapa item yang rawan selisih.
- Kalau ada yang beda (lebih/kurang), langsung koreksi saat itu juga.
Kaitkan dengan MAXsi POS:
Di Aplikasi Kasir MAXsi POS ada menu “Adj Stok”. Ini sangat praktis untuk:
- Mengupdate stok setiap kali akan ada barang datang, atau
- Mengoreksi stok langsung saat barang datang/pembelian, kalau ada selisih antara catatan dan stok fisik.
Jadi Anda tidak perlu menunggu opname besar. Koreksi bisa jalan pelan-pelan, tapi rutin—hasilnya biasanya jauh lebih stabil.
5) Pasang Batas Minimum Stok (Limit Stok) Biar Rak Tidak Kosong
Biar tidak kehabisan, barang penting sebaiknya punya batas minimum.
Kalau stok mendekati batas itu, artinya waktunya belanja.
Rumus sederhana:
- Reorder point = penjualan harian × (lead time supplier + buffer)
Contoh:
- Laku 10 pcs/hari, supplier 2 hari, buffer 1 hari
- 10 × (2 + 1) = 30 pcs
Saat stok tinggal 30, langsung pesan.
Kaitkan dengan MAXsi POS:
Di Aplikasi Kasir MAXsi POS Anda bisa set Minimum Stok per barang, lalu pantau dari laporan seperti:
- Stok Limit (barang di bawah batas)
- Stok Over (barang berlebih)
Ini membantu belanja lebih tepat: tidak kebanyakan, tidak kekurangan.
Checklist Cepat (Biar Stok Aman dan Rapi)
- Barang punya “alamat” rak (zona + label A1/A2/B1).
- Barang masuk dicatat saat terima, jangan ditunda.
- Pakai barcode untuk transaksi dan cek barang (bisa pakai kamera HP).
- Koreksi stok rutin pakai Adj Stok saat barang datang/pembelian.
- Set limit stok untuk barang penting agar tidak sering kosong.
Kenapa Banyak Toko Sembako Cocok Pakai MAXsi POS?
Kalau Anda ingin stok rapi tanpa ribet, Aplikasi Kasir Toko MAXsi POS sudah mendukung fitur yang paling dibutuhkan toko kecil:
- Support barcode (kamera HP atau scanner)
- Support pencatatan sistem rak (barang punya “alamat”)
- Pencatatan barang masuk yang mudah, ringan, dan simpel
- Stok opname harian/cepat lewat menu Adj Stok
- Fitur limit/minimum stok + laporan stok agar belanja lebih terarah
Dengan cara kerja yang sederhana tapi rutin, stok biasanya cepat stabil: selisih berkurang, rak tidak sering kosong, dan toko lebih siap melayani pembeli.
Jadi, Untuk memudahkan pencatatan usaha toko sembako Anda bisa menggunakan Aplikasi Kasir MAXsi POS.
Siap Beresin Stok Toko Tanpa Ribet?
MAXsi POS bantu Anda kerja lebih cepat: scan barcode pakai kamera HP, catat barang masuk simpel, atur sistem rak, pasang limit stok, dan koreksi stok harian lewat Adj Stok. Cocok untuk toko sembako, kelontong, dan minimarket rumahan.






